Foto: Asisten II  Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura Ir Joko Sunaryo.

PAPUA, KLIKJO.ID–Balai Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Jayapura menggelar Seminar akhir kajian Flora endemik (Rhododendron vireya) di cagar alam Pegunungan Cicloop, pada Kamis (15/9/2022) di lantai satu Gunung Merah  Sentani. 

Seminar dipimpin Asisten II  Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura Ir Joko Sunaryo.

Pada kesempatan itu Asisten II mengapresiasi kegiatan seminar yang memiliki tujuan mengangkat cagar alam di Pegunungan Cicloop yang selama ini belum terdata.

“Ini salah satu kekayaan alam yang menjadi sorotan dunia dan harus dilestarikan, flora dan fauna dijadikan sarana pendidikan. Pemerintah berharap agar Pegunungan Cicloop  harus di jaga dan dilestarikan,” ujarnya.

Ditambahkan kegiatan seminar ini berdampak bagi masyarakat, sehingga akan tahu  pegunungan cicloop ini mempunyai potensi  luar biasa dan bisa dijadikan laboratorium alam untuk papua juga Indonesia. 

Sementara itu J, Ninggolan pembawa materi seminar mengatakan, ada 52 jenis hewan dan tumbuhan (flora dan fauna) yang diteliti dari kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. 

“Spesies tumbuhan Rhododendron vireya ini tadinya perkiraan kami hanya ada tiga macam yang tumbuh di pegunungan cicloop,  ternyata ada lima spesies tumbuhan, selain itu mereka temukan hewan jenis Burung Cendrawasih dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Dia berharap masyarakat tidak merusak hutan lindung dan dikelola baik dan dijadikan tempat wisata. Ini sangat berdampak besar untuk masyarakat sekitar Pegunungan Cicloop.(Arifin)