Foto : Konferensi Pers Panitia KMAN.
Sentani, KLIKJO.ID– Setelah menyelenggarakan Kongres selama sepekan akhirnya peserta KMAN VI bersepakat membuat maklumat yang disebut Maklumat Tanah Tabi.
Prinsipnya, Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI menyadari bahwa kehidupan yang berdaulat, mandiri dan bermartabat tidak saja tercapai melalui perjuangan melawan pihak-pihak eksternal, tetapi sesungguhnya adalah perjuangan melawan diri sendiri yang dipandang sebagai tantangan yang demikian berat.
“Diharapkan AMAN mampu melawan kecenderungan-kecenderungan yang mengantar pada rasa puas diri dan akhirnya bersikap eksklusif, serta cenderung melanggengkan hukum dan lembaga adat yang menghalangi tercapainya keadilan bagi anggota Masyarakat Adat yang rentan,” ujar Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, juga ketua Umum Panitia KMAN VI di tanah Tabi.(Arifin)

Tinggalkan Balasan