Site icon www.klikjo.id

Excavator Hibah KKP Dorong Produktivitas Pokdakan di Minsel

Dukung Budidaya Perikanan hingga Kegiatan Sosial Masyarakat”

Foto : Rinno Tambajong.(**)

MINSEL, Klikjo.id  –Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mapalus di Minahasa Selatan (Minsel) kini memanfaatkan excavator PC 55 produksi 2024 buatan Pindad untuk  mempercepat pengembangan sektor perikanan budidaya serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Ini ditegaskan Rinno Tambajong selaku Ketua Pokdakan Mapalus kepada sejumlah wartawan di salah satu Rumah Makan (RM) di Tumpaan pada Selasa (29/7/2025).

Menurut Rinno, Alat berat ini merupakan bantuan hibah dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang diserahkan secara resmi kepada kelompok pada Oktober 2024. Penyerahan dilakukan melalui mekanisme resmi dan didokumentasikan dalam berita acara serah terima.

Dia menyebutkan bantuan tersebut menjadi sarana vital dalam meningkatkan produktivitas kelompok. Selain mendukung budidaya ikan, excavator juga difungsikan untuk mendukung sektor pertanian, peternakan, hingga gotong royong warga.

“Semua pemanfaatan alat ini berjalan sesuai prosedur. Kami menerapkan sistem pelaporan berkala kepada KKP dan instansi terkait, serta laporan internal tahunan guna menjamin akuntabilitas,” ujar Rinno sambil menunjukan dokumen dan administrasi pelaporan.

Menurutnya lagi, pemanfaatan excavator juga terbuka bagi masyarakat umum dan organisasi lokal. Kontribusi biaya operasional hanya dialokasikan untuk kebutuhan bahan bakar, perawatan, serta jasa operator.

Rinno menambahkan, model pengelolaan ini terbukti efektif dalam menjaga keberlanjutan operasional tanpa membebani masyarakat pengguna.

“Bantuan ini sudah terbukti memberi dampak langsung dalam meningkatkan efisiensi kerja, memperluas cakupan layanan kelompok, serta mempererat kolaborasi antarwarga dalam pembangunan berbasis sumber daya lokal,” tandasnya.

Asal tahu saja Pokdakan Mapalus ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat dan kelompok masyarakat dapat menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan sektor perikanan dan kesejahteraan komunitas.

“Untuk teknis pemanfaatan alat berat tersebut sudah tersirat dalam dokumen surat perja jian hibah antara pemberi hibah dalam hal ini kementerian dan Pokdakan Mapalus.(WEN)

Exit mobile version