
Foto : Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai ST, MM.(Foto: ARS)
PAPUA, Klikjo.id –Denny Henrry Bonai ST, MM, yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua berharap dan optimis bahwa, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Provinsi Papua akan lebih maju dan berkembang dibawa kepemimpinan Matius D. Fakhiri sebagai Ketua DPD PG Provinsi Papua yang baru terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI di Kota Jayapura, Jpada umat (17/10/2025).
Kepada sejumlah wartawan, Denny mengucapkan rasa syukur karena setelah beberapa tahun, DPD PG Papua akhirnya kembali memiliki ketua definitif, sebelumnya hanya dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
“Selama 4,5 tahun kepemimpinan Plt Pak Doli, capaian Partai Golkar sangat luar biasa. Baik dari sisi legislatif, maupun keberhasilan di berbagai pilkada bupati, wali kota, hingga pilgub dan PSU, semuanya menunjukkan hasil yang baik,” ujar Denny usai kegiatan Musda di Hotel Suni Abé, Kota Jayapura.
Denny juga menyampaikan apresiasi atas dukungan partai-partai pengusung, relawan, dan masyarakat yang turut membantu capaian tersebut. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Matius D. Fakhiri, Partai Golkar Papua bisa semakin solid dan berprestasi.
“Kami berharap, apa yang sudah dibangun Plt ketua Doli dapat diteruskan dan bahkan ditingkatkan oleh Ketua terpilih, Pak Matius D. Fakhiri. Apalagi beliau juga menjabat sebagai Gubernur Papua, tentu dengan kapasitas itu bisa membawa Partai Golkar lebih maju,” ungkapnya.
Terkait hubungan antara Gubernur Papua dan Ketua DPR Papua yang kini sama-sama berasal dari Partai Golkar, Denny menjawab dengan senyum optimis.
“Kalau Gubernurnya Golkar dan Ketua DPR-nya juga Golkar, tentu kami akan sejalan. Kami siap mengawal setiap kebijakan Gubernur, terutama program 100 hari kerja beliau bersama Wakil Gubernur,” tegasnya.
Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa keberhasilan pasangan Matius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua merupakan hasil kerja koalisi besar yang melibatkan banyak partai.
“Koalisi yang mengusung pasangan ini terdiri dari 16 partai politik. Hanya PDIP yang tidak ikut bergabung. Dari 45 anggota DPR Papua, 38 di antaranya mendukung, sisanya 7 dari PDIP,” terang Denny.
Ia menegaskan bahwa seluruh anggota DPR Papua yang tergabung dalam koalisi akan mendukung penuh dan mengawal pelaksanaan program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.(ARS)