Site icon www.klikjo.id

Pelantikan PMI Jayapura, Bupati Tekankan Pentingnya Ketersediaan Darah

Pelantikan : Bupati Jayapura Dr Yunus Wonda SH, MH, bersama Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku, SH., menyaksikan pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Jayapura masa bakti 2025–2030 di Aula Kantor Bupati Jayapura, Rabu (12/11/2025).(ARS)

SENTANI, Klikjo.id –Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jayapura masa bakti 2025–2030  dilantik Ketua PMI Provinsi Papua, Zakius Degei, pada Rabu (12/11/2025), berlangsung di Aula Kantor Bupati Jayapura, disaksikan  Bupati Jayapura Dr Yunus Wonda SH, MH, bersama Wakil Bupati, Haris Yocku, SH.

Bupati Yunus Wonda mengingatkan pentingnya peran PMI sebagai lembaga kemanusiaan yang hadir untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

“Kita tidak pernah tahu kapan seseorang membutuhkan darah. Karena itu, stok darah harus selalu tersedia di Jayapura. Saya berharap PMI bisa menyediakan sedikitnya 50 kantong darah setiap hari,” tegas Yunus.

Menurutnya, selama ini masyarakat masih kerap kesulitan mendapatkan darah, bahkan harus mencarinya ke luar daerah. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara PMI, rumah sakit, TNI, Polri, dan instansi lainnya dalam menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Jayapura.

PMI Jayapura Tingkatkan Donor Rutin dan Kolaborasi Lintas Sektor

Ketua PMI Kabupaten Jayapura, Rendi Suebu, menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Bupati dengan memperkuat kegiatan donor darah rutin dan membangun kerja sama lintas sektor.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, BUMN, TNI/Polri, dan masyarakat untuk memastikan ketersediaan darah, terutama di RSUD Yowari. Target kami 50 kantong darah per hari,” ujar Rendi.

Selain itu, pihaknya berencana mengembangkan sistem pendataan donor darah yang lebih terintegrasi agar masyarakat mudah mengakses layanan donor saat dibutuhkan.

PMI Provinsi Papua Dorong Pembentukan Relawan Sekolah

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Papua, Zakius Degei, mengapresiasi semangat para relawan PMI Jayapura yang aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, termasuk saat penanganan bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

“Relawan terbaik di Papua ada di Kabupaten Jayapura. Karena itu, kami berharap pengurus baru dapat membentuk relawan di tingkat sekolah bersama Wakil Ketua Bidang Relawan, Pak Asrul,” ujar Zakius.

Ia menjelaskan, ada tiga fokus utama PMI Papua, yaitu membantu korban konflik bersenjata, memastikan ketersediaan darah di setiap rumah sakit, serta menyiapkan relawan di berbagai jenjang pendidikan.

Menurutnya, kebutuhan darah di Papua masih cukup tinggi, terutama di 12 rumah sakit di Kota Jayapura yang membutuhkan 30 hingga 50 kantong darah per hari.

“PMI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pasokan darah tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Zakius berharap pelantikan pengurus PMI Kabupaten Jayapura ini menjadi langkah awal menuju pelayanan kemanusiaan yang lebih kuat, profesional, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Jayapura.(ARS)

Exit mobile version