
Paripurna: DPRK Jayapura saat melaksanakan Rapat Paripurna III dengan agenda jawaban Bupati terhadap Laporan Badan Anggaran Dewan.(Foto: ARS)
SENTANI, Klikjo.id — Bupati Jayapura DR Yunus Wonda SH, MH memastikan pelayanan terhadap masyarakat Jayapura tetap maksimal, meski ada penurunan keuangan daerah.
Ini disampaikan saat rapat paripurna III, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayapura, dengan agenda Jawaban Bupati Jayapura terhadap Laporan Badan Anggaran Dewan, berlangsung pada Kamis (27/11/2025).
Rapat tersebut berlangsung selama dua hari, 26–27 November 2025, dipimpin Wakil Ketua II DPRK Jayapura, Petrus Hamokwarong, didampingi Wakil Ketua III Nelson Ondi dan dihadiri anggota DPRK dan diikuti pimpinan OPD, serta undangan.
Bupati Yunus Wonda mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRK Jayapura atas partisipasi aktif selama pembahasan paripurna.
Ia menyampaikan bahwa jawaban terhadap laporan Badan Anggaran telah dibacakan secara langsung, setelah sebelumnya diminta ditunda sehari untuk dipelajari mendalam.
“Puji Tuhan, hari ini jawaban Bupati sudah saya bacakan. Kemarin saya minta ditunda karena perlu mempelajari secara menyeluruh,” ujar Bupati.
Bupati juga meminta Sekretariat DPRK agar ke depan pemerintah daerah diberi waktu minimal satu hari untuk mempelajari jawaban Banggar sebelum disampaikan, mengingat laporan yang disusun menyangkut angka dan nilai anggaran.
Dalam rapat tersebut, Bupati memaparkan arah program Pemerintah Kabupaten Jayapura Tahun Anggaran 2026. Ia menegaskan, berbagai rekomendasi DPRK menjadi catatan penting, terutama dalam situasi keuangan daerah yang sedang mengalami penurunan.
“Di tengah kondisi keuangan daerah yang menurun, kami tetap berkomitmen memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Bantuan sosial dipastikan tetap berjalan, meski penyesuaian dilakukan sesuai kemampuan fiskal daerah.
“Walaupun tidak maksimal, itu tidak boleh mengurangi kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur secara multiyears agar hasilnya lebih terasa dan berkelanjutan.
“Kalau pekerjaan jalan dibuat spot-spot, hasilnya tidak kelihatan. Maka pembangunan harus berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mencari sumber pembiayaan tambahan. Beberapa ruas jalan, seperti Demta–Muaif dan Kemtuk–Puai, akan ditangani Balai setelah pertemuan bersama Menteri Pekerjaan Umum.
“Siapa yang mengerjakan tidak masalah, yang penting masyarakat bisa menikmati hasilnya,” kata Bupati.
Wakil Ketua III DPRK Jayapura, Nelson Ondi, menilai jawaban Bupati sangat memuaskan dan menunjukkan kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif.
“Apa yang sudah disampaikan Bupati akan kami kawal bersama agar dapat direalisasikan sesuai aturan,” ujar Nelson.
Sebelumnya, pada Rabu (26/11/2025), DPRK Jayapura telah menggelar Rapat Paripurna Laporan Badan Anggaran terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kabupaten Jayapura Tahun Anggaran 2026.(ARS)