Site icon www.klikjo.id

Gubernur Fakhiri Komitmen  Percepatan Pembangunan KMP di Papua

Pertemuan : Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (kanan) bersama Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menggelar pertemuan membahas percepatan pembangunan KMP. (Foto: ARS)

JAKARTA, Klikjo.id –Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di  wilayah Papua sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung.

Ini disampaikan Fakhiri usai pertemuan dengan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah di Jakarta, pada  Kamis (5/2/2026), .dalam rangka penguatan implementasi program KMP yang menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

Fakhiri mengungkapkan, Provinsi Papua memiliki 999 kampung yang seluruhnya telah diupayakan memiliki koperasi.

Namun, khusus program KMP,  baru tersedia 10 gerai yang tersebar di tiga daerah, yakni empat gerai di Kabupaten Keerom, lima gerai di Sentani, Kabupaten Jayapura, serta satu gerai di Kota Jayapura.

Dari jumlah tersebut, baru satu gerai yang progres pembangunannya mendekati 50 persen.

“Setelah kembali ke Papua, kami akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan progres pembangunan gerai Koperasi Merah Putih,” ujar Fakhiri.

Ia menekankan, ketersediaan lahan yang bebas dari persoalan menjadi syarat utama pembangunan gerai koperasi. Setiap gerai membutuhkan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi agar dapat berfungsi optimal.

Menurut Fakhiri, Koperasi Merah Putih merupakan instrumen penting dalam mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat kampung. Setiap gerai akan dilengkapi klinik, toko serbaguna, serta gudang sebagai pusat distribusi dan pelayanan.

Melalui koperasi tersebut, petani dapat menjual hasil pertanian ke koperasi untuk ditampung di gudang dan selanjutnya disalurkan ke Bulog. Masyarakat juga dapat memperoleh kebutuhan pokok langsung melalui gerai koperasi di kampung masing-masing.

Program Koperasi Merah Putih juga terintegrasi dengan program penyediaan listrik desa dari pemerintah pusat, sehingga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua menargetkan Koperasi Merah Putih hadir di seluruh sembilan kabupaten/kota di Papua. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi petani, nelayan, pelaku perkebunan, serta UMKM, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Fakhiri menambahkan, pihaknya akan mengoordinasikan seluruh kepala daerah kabupaten/kota serta menginstruksikan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Papua agar lebih aktif mengawal pelaksanaan program tersebut di setiap wilayah.

“Apabila lahan telah tersedia dan tidak bermasalah, kementerian terkait dapat segera melakukan pembangunan sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat kampung,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyampaikan bahwa Menteri Koperasi Ferry Juliantono, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, memfokuskan seluruh jajaran Kementerian Koperasi untuk menyukseskan program Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Khusus Papua yang menjadi etalase Indonesia di kawasan Pasifik, kata Farida, mendapat perhatian khusus sehingga program nasional Kementerian Koperasi akan disinergikan secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Papua serta pemerintah kabupaten/kota.

Ia berharap akselerasi pelaksanaan program nasional di Papua terus ditingkatkan melalui penguatan peran dinas koperasi, perpanjangan pendamping koperasi dan bisnis, percepatan pembangunan gerai koperasi, serta koordinasi yang efektif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara program nasional dan visi-misi Gubernur Papua diharapkan mampu mempercepat perbaikan di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Farida. (ARS)

Exit mobile version