MANADO,KLIKJO.ID-Kegiatan turun lapangan rutin dilakukan Wali Kota Manado, Andrei Angouw. Ia benar-benar diperhadapkan dengan satu di antara masalah krusial dan kerap terjadi setiap tahun di Ibukota Provinsi Sulut ini, yakni banjir.
Jika hujan turun dengan intensitas tinggi, dengan memayungi diri sendiri, beberapa lokasi-lokasi rawan bencana langsung didatanginya. Boleh dikata tak ada hari libur kerja bagi Wali Kota pilihan rakyat ini.
Dari hasil pantauannya, dilihat beberapa faktor penyebab terjadinya banjir, di antaranya drainase rusak dan sampah-sampah menumpuk di selokan.
Kepada warga, Wali Kota mengimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan terlebih di selokan supaya tidak terjadi penyumbatan air.


Selain itu, ia juga memantau perkembangan perbaikan drainase di beberapa lokasi.
Seperti Sabtu(07/08/2021), akhir pekan lalu, didampingi Plt. Kadis PUPR, Johny Suwu, Wali Kota melihat perkembangan perbaikan drainase di Kec. Tikala Kelurahan Taas Lingkungan 1 , Lanjut Tikala Kumaraka, lanjut mulut sungai Kecamatan Tuminting Kelurahan Sindulang 1 Lingkungan 4.
Hal ini jelas menjadi perhatian Wali Kota guna memininalisir ancaman banjir atau genangan air di jalanan umum atau bahkan di rumah warga ketika hujan lebat. Satu di antara tindak lanjutnya, selang dua minggu terakhir ini, ia mengerahkan Dinas PUPR Kota Manado untuk melakukan normalisasi sungai, anak sungai dan parit-parit serta drainase yang ada. Juga melakukan pelebaran dan pengerukan sungai, termasuk membersihkan parit-parit dan drainase dari sumbatan sampah dan material lainnya.(jkr)