Foto; Kepala Dinas Pariwisata, Jhon Wiklif Tegai 

Sentani, KLIKJO.ID–Pelaksanaan kegiatan pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata, pada (17-18/11/2022), yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Sentani, beredar vidio potongan berdurasi beberapa menit yang dinilai tidak baik.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Jayapura, Jhon Wiklif Tegai ditemui senin (21/11/2022) mengatakan, memang  ada tim kreatif mengajukan pendaftaran Anugerah Desa Wisata  tahun 2022, tapi dibatalkan.

Saat itu Kadis mengajak untuk bangun kampung wisata dari awal, nanti 2023 agar  ketika didaftarkan sudah ada pondasi  parawisata. Tapi  mereka langsung ke Bupati,untuk mendaftarkan Anugerah Desa Wisata.

“Kalau yang mengedarkan video ada  etikat baik dan tidak ada dendam, pasti dia akan konfirmasi maksud dan tujuan apalagi ada ungkapan  “tipu-tipu dan gula-gula”, saya tunggu sampai minggu ini untuk klarifikasi,” ujarnya.

Perlu diketahui kampung wisata  ada aturan dan proses tahapan, bukan langsung  jadi, baik dengan masyarakat, kepala/pemerintah kampung tetmasuk surat pernyataan siap memberikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK)  ke pemerintah kabupaten.

Selain itu siap memberikan 50 persen penghasilan kampung wisata, aktifitas kuliner dan asesoris  yang dijual di tempat wisata harus dilaporkan ke pemerintah Daerah. “harus ada konsep untuk membangun kampung wisata, bukan asal jadi saja,” tutup Wiklif.(Arifin)