FOTO : Masyarakat Adat Suku Moy dan Tanah Merah melakukan demo damai di Halaman Parkir Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani.
SENTANI, KLIKJO.ID–Masyarakat adat suku Moy dan Tanah Merah, Distrik Sentani Barat, Distrik Depapre, Distrik Yokari dan Distrik Raveni Rara, menggelar demonstrasi damai di Halaman Parkir Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (26/1/2023).
Mereka menuntut pemerintah menerima aspirasi untuk membangun jalan Kemiri-Depapre dan dengan tegas menolak pernyataan tokoh adat yang meminta bayar ganti rugi.
“Kami datang kesini untuk klarifikasi terkait dokumen yang disampaikan ke Asisten III mewakili pak (Pj) Bupati dalam pertemuan pada Kamis, 19 Januari 2023 lalu ada pernyataan dari Kepala Balai bahwa masyarakat Moy – Tanah Merah menolak, dan itu kami tidak terima,” ujar Yohanis Kalvin Done kepada sejumlah wartawan.
Menurutnya tidak ada demo tandingan, tapi hanya mendampingi pekerjaan pembangunan jalan Sentani-Depapre, apalagi sebelumnya sejumlah masyarakat tahu persis pembangunan jalan ini tidak ada ganti rugi dari Jakarta.
“Kalau ada tuntutan ganti rugi itu diserahkan ke Pemda setempat. Dan urusan ganti rugi silahkan buat tim sendiri dan sampaikan ke Pemkab atau Pemprov, jangan menghalangi pembangunan,”ujar Yohanis Kalvin Done selaku orator, juga Ondoafi Dosay.
Secara tegas Done menyampaikan tidak mau diperalat, pekerjaan pembangunan jalan Kemiri-Depapre harus dilakukan, Jika harus ganti rugi, kami dari tim tetap solid mengawal dan tidak terima dengan penolakan pembangunan.(Arifin)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan