
Serius : Bupati Minsel FDW tampak serius saat memimpin rapat strategis penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kantor Bupati, Rabu (21/1/2026).(Foto: Ist)
MINSEL, Klikjo.id — Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH (FDW), memimpin rapat strategis penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), di Kantor Bupati Minsel, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang, amurang Timur, pada Rabu (21/1/2026).
Rapat ini sebagai upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa dan kelurahan.
Fokus utama yang dibahas adalah pendataan aset lahan dan bangunan KDKMP di wilayah Kabupaten Minsel.
Pendataan ini dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung operasional koperasi secara berkelanjutan.
“Secara umum, progres pelaksanaan KDKMP di Minsel menunjukkan perkembangan positif,” ujar Bupati FDW didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Tusrianto Rumengan SSTP, M.Si.
Dia menambahkan, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari aspek struktural, administratif, hingga koordinasi lintas sektor yang memerlukan penguatan kebijakan serta percepatan tindak lanjut.
Data sementara mencatat sebanyak 109 KDKMP telah memiliki atau diusulkan memiliki aset lahan dan bangunan yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, maupun pemerintah desa.
Meski demikian, keterbatasan ketersediaan lahan sesuai standar, kompleksitas status kepemilikan aset, serta lemahnya koordinasi antarinstansi masih menjadi kendala utama.
Pemanfaatan aset milik desa dinilai sebagai solusi paling realistis untuk mempercepat pembangunan fisik KDKMP. Langkah ini sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dari sisi pembiayaan, pemanfaatan fasilitas Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) masih relatif terbatas.
“Kendala administrasi serta pemenuhan persyaratan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK menjadi tantangan yang membutuhkan penguatan peran pemerintah desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD),” ungkapnya.
Pada aspek operasional, tercatat 12 KDKMP telah menjalankan gerai usaha, namun masih membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengurus serta pendampingan teknis secara berkelanjutan.
Sementara itu, 69 KDKMP telah mengoperasikan gerai kantor, tetapi masih menghadapi kendala aktivasi sistem, pengembangan kemitraan, keterbatasan permodalan, dan penyesuaian regulasi.
Bupati Franky Wongkar menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas perangkat daerah, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa dan kelurahan guna mendukung keberlangsungan dan penguatan KDKMP.
“Sangat diharapkan seluruh pihak dapat menyatukan langkah dan komitmen dalam mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Minsel, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.(WEN/**)
Sumber : Gy Diskominfo Minsel