Ia menilai pengembangan budaya lokal di lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMP N 2 Kalawat, Jappy Ruddy Maramis, S.Pd, mengatakan pelestarian budaya di sekolah juga mencakup penggunaan bahasa daerah, yakni bahasa Tonsea.
“Pada perayaan HUT, MC menggunakan bahasa Tonsea dan bahasa Indonesia,” katanya.
Maramis menambahkan, SMP N 2 Kalawat berhasil meraih prestasi terbaik dalam sejumlah lomba berbahasa Tonsea di tingkat Kabupaten Minahasa Utara.
Perayaan HUT ke-62 SMP Negeri 2 Kalawat turut dihadiri Camat Kalawat Agustinus Dondokambey, S.STP, dan Hukum Tua Maumbi Abram Enoch.
Diketahui, SMP Negeri 2 Kalawat memiliki 547 siswa dengan 30 tenaga pengajar. (PRI)
Halaman

Tinggalkan Balasan