Foto: Bupati Jayapura, Yunus Wonda saat meresmikan Lapangan Bola Voli SMPN I Buasum.(ARS)
SENTANI, Klikjo.id –Bupati Jayapura Yunus Wonda, meresmikan Lapangan Bola Voli SMP Negeri I Buasum. Selanjutnya, meninjau rehabilitasi Gedung Kantor Distrik Unurum Guay, Kabupaten Jayapura, Jumat (16/05/2026).
Bupati Yunus Wonda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk memperkuat sektor pendidikan dan pelayanan pemerintahan di Distrik Unurum Guay.
Selain meresmikan fasilitas olahraga sekolah, pemerintah daerah juga menyiapkan rehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan pada tahun ini.
Program itu meliputi perbaikan SD Buasum dan SMP Buasum. Sementara itu, pekerjaan pembangunan SMA akan mulai pada tahun depan.
“Terkait SMA, minggu depan saya akan panggil Kepala Dinas Pendidikan. Supaya pembangunan penambahan gedung dan semua fasilitas pendidikan sudah harus mulai tahun depan,” ujar Yunus Wonda.
Menurutnya, keterbatasan akses pendidikan menjadi persoalan serius di wilayah ini. Sebab, banyak pelajar harus menempuh perjalanan jauh menuju sekolah di daerah lain.
Pemerintah Hadirkan Fasilitas SMA
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura berupaya menghadirkan kembali fasilitas SMA di Distrik Unurum Guay. Sehingga anak – anak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dengan mudah.
“Kalau harus ke Bonggo atau kembali ke Nimbokrang itu jauh. Saya mengerti anak-anak pasti banyak yang tidak melanjutkan sekolah. Pemerintah akan pastikan SMA kembali beroperasi dan merekrut guru-guru,” katanya.
Yunus Wonda menegaskan pembangunan pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Jalan dan gedung bukan masa depan. Anak-anak kitalah masa depan. Generasi inilah yang akan melanjutkan dan memimpin negeri ini,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Jayapura mengajak seluruh masyarakat, Ondoafi dan kepala suku di wilayah Unurum Guay, mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
Ia juga menyoroti aksi palang memalang yang selama ini menjadi penghambat pembangunan di Kabupaten Jayapura.
“Jangan ada lagi palang memalang di Kabupaten Jayapura. Itu menjadi hambatan besar yang membuat pemerintah sulit bergerak cepat mengejar ketertinggalan,” harapnya.
Bahkan, ia menegaskan pemerintah tidak akan melanjutkan program pembangunan di wilayah yang masih melakukan aksi pemalangan.
“Kalau ada kampung atau masyarakat yang melakukan palang, maka tidak akan melanjutkan program pembangunan dan akan pindah ke tempat lain,” tegasnya lagi.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga menargetkan peningkatan infrastruktur jalan di Distrik Unurum Guay, khususnya akses jalan di kawasan perusahaan.
Tahun ini, pemerintah menargetkan pengaspalan jalan guna mempermudah mobilitas masyarakat, juga akses pelajar menuju sekolah.
Pada akhir kunjungan, Yunus Wonda menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kesehatan. Di mana mereka tetap melayani masyarakat di Distrik Unurum Guay meski menghadapi keterbatasan fasilitas serta akses transportasi.(ARS)

Tinggalkan Balasan