FOTO : Kepala DPMK Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra

SENTANI, Klikjo.id – Pencairan dana Desa (Kampung)  2023 di Kabupaten Jayapura tahap pertama  capai 80 persen. 20 persen sisanya masih menunggu laporan pertanggungjawaban (LPJ) masing-masing kampung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra mengungkapkan, bahwa 80 persen dana tersebut telah dialokasikan seluruhnya sampai bulan Mei.

“Perkembangan soal penyaluran dana kampung itu tidak bisa disalurkan begitu saja, namun itu sudah terencana sesuai proses awal pada pelaksanaan Musrenbang secara partisipasi di dalam dokumen RKPK atau Rencana Kerja Pemerintah Kampung,” terangnya, saat ditemui di ruang kerjanya, akhir pekan kemarin.

Elisa menambahkan, 80 persen tahap pertama itu pihaknya sudah menyalurkan anggarannya ke sejumlah kampung dan tinggal 20 persen untuk di tahap pertama ini.

“Sementara ini kita menunggu LPJ dari  kampung-kampung, sehingga 20 persen sisa anggaran itu yang belum  salurkan. Kalau LPJ itu sudah ada, baru bisa  salurkan anggaran tahap pertama di tahun ini,” tukasnya.

Dalam proses penyaluran dana kampung, bisa saja dilakukan dengan cepat, dengan melihat  aspek pengelolaan dan LPJ dari penyaluran anggaran tersebut.

“Harapan kami, kampung yang belum menyelesaikan LPJ dana kampung  segera diselesaikan, supaya proses penyaluran dana desa atau kampung dapat dilakukan dengan cepat,” pungkas mantan Sekretaris DMPK Kabupaten Jayapura ini.(ARS)