Di Teluk Balikpapan tak jauh dari Jembatan Pulau Balang, Louis Dreyfus mengelola pabrik pengolahan minyak kelapa sawit.
Sejak mulai bertugas hampir 6 bulan lalu, Otorita IKN telah menerima 233 letter of intent. Hampir separuh dari jumlah itu berasal dari pengusaha di Tanah Air, baru kemudian dari Malaysia 16 LOI, China 15, Singapura 22, Jepang 26, Amerika Serikat 9, United Kingdom (UK) 3, Prancis 4, Korea Selatan, Finland, dan UEA mengirim 2 LOI.
Kemudian masing-masing satu LOI Filipina, Luksemburg, Thailand, Jerman, Spanyol. Canada, dan Brunei Darussalam.
Deputi Wicaksono menambahkan, yang juga penting untuk ditunjukkan ke calon investor adalah ketersediaan lahan untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan bisnisnya.
Di IKN, kawasan penggunaan lahan campuran (mixed use) diperuntukkan terutama bagi investor yang menanamkan modal di IKN. Kawasan ini tak jauh dari Titik Nol dan gerbang masuk IKN di Jalan Trans Kalimantan yang membelah Sepaku.
“Pada saat presentasi, kami juga menerima berbagai pertanyaan hal kemudahan dan fasilitas apa yang tersedia untuk investor,” lanjut Wicaksono.
Sebelumnya sepanjang hari Senin 12/6 sebanyak 24 pengusaha Prancis berkunjung ke Ibukota Negara (IKN) Nusantara. Oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mereka diajak berkeliling IKN, mulai dari Titik Nol, mixed use, sumbu kebangsaan barat, dan hunian pekerja konstruksi (HPK) yang menyediakan akomodasi berupa kamar-kamar, kantin, dan masjid bagi para pekerja.(***)
Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan