Siswa Baru : Orang Tua murid menunggu kepastian penerimaan siswa baru di SMA N 1 Sentani.(Foto : ARS)

SENTANI, Klikjo.id –Hampir seminggu pasca penerimaan siswa baru di SMA N 1 Sentani, sebagian siswa dan orang tua wali smurid belum mendapat kepastian apakah diterima atau ditolak.

Salah satu orang tua murid, Rosalina Wally didampingi Irma Laura Matindas dan sejumlah  orang tua  mengatakan, sejak Jumat pekan lalu mereka disuruh bolak – balik ke Sekolah.

Karena anak mau sekolah jadi  tetap menuruti permintaan pihak sekolah dan berupaya agar bisa Sekolah di SMA 1 Sentani. 

“Kami bingung dan kecewa  dari Pihak Sekolah suruh ke dinas, dari dinas disuru ke Sekolah,” ucap Rosalina kepada sejumblah Wartawan pada kamis (13/7/2023).

Menurut Rosalina mereka mendapat info Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura akan datang menjumpai orang tua murid. Senada dikatakan Irma Laura Matindas, menurutnya, mereka sudah meningalkan pekerjaan demi mendapatkan kepastian untuk pendidikan anak. 

“Kami mohon  pihak Sekolah tolong kami orang sentani, kalau anak kami tidak diterimah, nanti sekolah dimana? Sedangkan Sekolah lain sudah ditutup, apakah anak kami tidak akan Sekolah,” ucap Matindas.

Kepalah Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura,  Eqberth C. Kopeuw  tiba di SMA 1 N Sentani  pada Kamis (137/2023) sekitar pukul 14:40 WIT. Kedatangannya langsung dijemput orang tua siswa, dengan suara nyaring meminta tolong. Sementara kadis langsung melempar senyum dan pamitan masuk ke ruang kepala sekolah.

Kepala Dinas Eqberth menjamin semua siswa  yang mendaftar akan diterima semua. Namun Kadis meminta kepada orang tua  jangan kecewa karena  untuk sementara menggunakan gedung yang disiapkan  Pemerintah, tapi tetap Nama SMA 1 N Sentani.

“Ada 4 tahap yang kami lakukan yaitu dari 9 kelas , 10 kelas, 12 kelas dan hari ini terakhir penambahan lagi 2 kelas hingga menjadi 14 kelas, dari 800  Siswa- Siswi diakomodir semua,” ujarnya.

Eqberth C. Kopeuw menambahkan,  polemik dalam proses Penerimaan siswa baru di SMA N 1 Sentani sangat luar biasa, makanya Pemerintah Kabupaten Jayapura tidak akan membiarkan dan turun lapangan karena itu tanggung jawab untuk mengakomodir.

“Memang itu Tanggung jawab  sekolah, karena keadaan, Pemerintah Kabupaten Jayapura datang untuk bantu cari solusi dan selesaikan. Pesam saya jagalah anak kita dampingi mereka karena bukan hanya Guru yang mengajar, tapi peran orang tua juga sangat penting  demi cita-cita. Dan keada siswa jadilah anak pintar taat beribadah dan jauhilah pergaulan yang belum pantas,” tutup Eqberth.

Sementara itu, orang tua siswa  bersyukur karena anak mereka diterima di SMA N 1 Sentani, dan bangga mendengar Dinas Pendidikan dalam hal ini Kepsek Eqberth C Kopeuw.  “Walaupun anak kami mendapat ruangan berbeda, tapi kami bangga,” ujar Rosalina yang ikut diiakan sejumlah orang tua. (ARS)