Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar seremonial, namun juga menjadi momen menyerap langsung aspirasi dan meninjau kondisi riil masyarakat sebagai dasar penyusunan program pembangunan tahun 2026.
“Kami ingin mendengar sendiri keluhan warga. Ini penting agar program ke depan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yunus menekankan pentingnya peran pemerintah sebagai pihak yang mengambil alih beban rakyat.
“Jangan sampai masyarakat yang terus dibebani. Pemerintah harus hadir memberi solusi dan menjadi penggerak perubahan,” jelasnya.
Ia mengakui, tahun ini pihaknya belum bisa menjalankan program baru karena APBD sudah ditetapkan sebelum dilantik. Namun, tahun 2026 nanti, APBD akan disusun berdasarkan visi dan misi pemerintahan yang baru. “Kami akan memaksimalkan tahun depan untuk benar-benar menjawab harapan masyarakat Jayapura,” pungkas Wonda.(ARS)

Tinggalkan Balasan