Setibanya di lokasi, suara puji-pujian menggema, menyambut langkah keduanya. Ny. Eva Matius Fakhiri tersenyum lalu tanpa ragu bergabung bernyanyi bersama anak-anak. Suasana yang semula haru berubah menjadi riang. Beberapa anak bahkan tampak menari kecil, seolah lupa sejenak pada kesedihan mereka.
“Jangan sedih, tetap semangat. Tuhan itu baik, dan banyak orang peduli serta akan membantu kalian,” ucap Gubernur Matius Fakhiri lembut, menatap anak-anak satu per satu.
Kata-kata itu seperti suntikan semangat baru bagi mereka yang tengah berjuang bangkit. Fakhiri menegaskan, pemerintah akan memperbaiki kembali panti yang terbakar dan memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.
“Sekolah itu yang penting semangat dan punya kemauan. Biaya bukan alasan, karena sekarang banyak beasiswa yang bisa membantu. Kalau anak-anak mau sekolah, pasti ada jalan,” tambahnya penuh keyakinan.
Bagi Gubernur Fakhiri, anak-anak Papua adalah masa depan. Ia ingin memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan untuk tumbuh dan belajar dengan layak.
“Gubernur Papua adalah bapa bagi semua anak-anak. Bapa akan dukung renovasi tempat ini supaya kalian bisa kembali ke rumah,” ucapnya lagi, disambut tepuk tangan haru.

Tinggalkan Balasan