Kaligis menilai, jiwa kepemimpinan Pak Harto  menyelamatkan bangsa ini dari paham radikal.

‎”Kalau beliau tidak ada, mungkin negara ini sudah jadi komunis. Padahal bagi komunis, agama itu candu bagi rakyat. Bisa jadi, kita semua sudah hilang waktu itu,” ujarnya.

Semua unsur pendukung dalam menetapkan seorang pahlawan nasional, lanjut Kaligis , itu semua ada pada pencapaian Pak Harto.

Pantaslah beliau dinyatakan sebagai pahlawan, bahkan sebagai Bapak Pembangunan Bangsa,” tegas Kaligis.

Menutup wawancara,OC Kaligis menghimbau agar para elite politik jangan mendustai hati nurani, apalagi tidak ada pemimpin yang lahir di Indonesia yang tidak punya masa lalu.

Hentikan sudah upaya narasi-narasi yang merasa diri bersih, mari bersama berpartisipasi untuk bangsa ini. Sebagai seorang ahli hukum tentu bagian kami adalah berkomitmen membangun hukum yang berkeadilan, “pungkasnya.

(Stevan Roger Pelealu)