Perlu  Keberanian  Bersuara

DP3A Minsel terus mendorong masyarakat untuk melapor jika menemukan tanda-tanda kekerasan. Bagi Schouten, langkah pertama yang paling sulit adalah keberanian korban atau keluarga membuka suara.

“Korbannya bisa siapa saja. Pelakunya bisa siapa saja,” tegasnya.

Ia menilai komunikasi keluarga yang sehat dan keterlibatan aktif lingkungan sekitar adalah kunci penting dalam pencegahan.

“Komunikasi antara suami-istri, orang tua-anak, bahkan guru-siswa perlu diperkuat. Ini garda terdepan,” tambahnya.

Berharap Masyarakat lebih Peduli

DP3A Minsel berharap setiap tokoh masyarakat, sekolah, hingga keluarga dapat menjadi agen perubahan bukan hanya tahu, tetapi juga peduli.

“Kalau kita semua gotong-royong menjadi mata dan telinga bagi lingkungan, kasus kekerasan bisa ditekan,” kata Schouten.

Di balik angka kasus yang terus bertambah, ada harapan besar: korban dan orang terdekat termasuk warga yang mengetahui berani melapor, sehingga banyak pula yang dapat diselamatkan..(ADV/**)