
Foto: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, saat diwawancarai awak media terkait kunjungannya ke Kementerian Investasi/BKPM pekan lalu.(Ist)
SENTANI, Klikjo.id –Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon langsung bergerak cepat membangun koordinasi dengan pemerintah pusat.
Pada Selasa (18/11/2025) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Kunjungan ini memperkuat komunikasi serta menyelaraskan kebijakan penanaman modal antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kesempatan itu, Gustaf bertemu Ady Sugiarto, Direktur Wilayah V yang juga menjabat Pelaksana Harian Direktur Wilayah IV di bawah Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal.
Direktorat Wilayah IV membawahi sejumlah daerah strategis, antara lain Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat, Papua Barat Daya, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, serta Jawa Timur.

“Dalam kunjungan ke Kementerian Investasi/BKPM, kami membangun komunikasi dan koordinasi langsung dengan jajaran Direktorat Wilayah IV. Ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan penanaman modal di Kabupaten Jayapura,” ujar Gustaf Griapon saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/11/2025).
Pertemuan berlangsung di Ruang Direktur Wilayah IV dan dihadiri sejumlah pejabat teknis Kementerian Investasi/BKPM, di antaranya Ade Maulana (PKPM Ahli Muda), Yulia Eka Susanti (PKPM Ahli Muda), dan Niko Imbiri (PKPM Pertama).
Menurut Gustaf, koordinasi tersebut memberikan banyak manfaat bagi pemerintah daerah, terutama dalam mendorong iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Kabupaten Jayapura.
“Pertemuan ini berlangsung baik dan penuh suasana kekeluargaan. Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan koordinasi yang konstruktif dari Kementerian Investasi/BKPM,” ucapnya.
Ia berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan investasi dan percepatan pembangunan ekonomi di Kabupaten Jayapura ke depan. (ARS)

Tinggalkan Balasan