Hadir juga,  Komisi Pelayanan BIPRA dan Fungsional Lansia Sinode GMIM, Ketua BPMW serta perutusan wilayah se-Sinode GMIM, dan para bupati dan wali kota se-Provinsi Sulut.

Ibadah pembukaan diikuti sekitar 360 peserta merupakan perwakilan wilayah pelayanan GMIM. Forum ini menjadi momentum penting bagi GMIM untuk melakukan evaluasi pelayanan, merumuskan arah dan program strategis gereja, serta mengambil keputusan penting yang akan menentukan perjalanan pelayanan GMIM ke depan.

Sidang Majelis Sinode Tahunan merupakan agenda gerejawi strategis GMIM yang melibatkan pimpinan sinode, para pendeta, penatua, diaken, serta utusan jemaat dari seluruh wilayah pelayanan.

Melalui forum ini, GMIM diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi gereja, meningkatkan kualitas pelayanan jemaat, serta memperteguh peran gereja sebagai mitra pemerintah dan elemen penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati Minsel berharap SMST ke-38 GMIM dapat menghasilkan keputusan yang berdampak positif, tidak hanya bagi peningkatan kualitas pelayanan gereja, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah, penguatan nilai kebersamaan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ibadah pembukaan berlangsung khidmat dan penuh makna, sekaligus menandai dimulainya rangkaian Sidang Majelis Sinode Tahunan GMIM ke-38 yang akan membahas berbagai agenda strategis gerejawi sesuai dinamika dan tantangan pelayanan gereja masa kini.(WEN/**)

Sumber : Gy Diskominfo Minsel