Dengan demikian, penyaluran bantuan diharapkan sesuai dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.

Bantuan natura ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Proses distribusi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi geografis wilayah.

Kampung yang dapat diakses melalui jalur darat menerima bantuan pada hari peluncuran, sementara kampung yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut, danau, atau transportasi air lainnya akan dilayani pada hari-hari berikutnya.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi beras, gula, dan minyak goreng. Setiap kampung menerima satu ton beras, ditambah minyak goreng dan gula, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut Natal.

“Penyaluran langsung ke kampung dilakukan karena kepala kampung paling memahami kondisi dan jumlah warganya. Meski demikian, distribusi tetap mendapat pengawalan dan pendampingan dari pihak distrik,” ujarnya.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan distribusi, Pemerintah Kabupaten Jayapura mengerahkan 22 unit truk yang dikawal oleh dinas terkait hingga bantuan tiba di kampung-kampung tujuan.

Melalui sistem penyaluran langsung ini, Pemerintah Kabupaten Jayapura berharap bantuan dapat diterima secara merata, tepat waktu, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2025. (ARS)