Kehadiran para pemuda dengan kostum unik ini sontak mengundang senyum dan tawa dari warga, khususnya para lansia yang dikunjungi. Suasana haru sekaligus ceria menyelimuti penyerahan bingkisan kasih tersebut.
Kegiatan yang merupakan inisiatif bersama dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pelayanan Pemuda GMIM Sion Raanan Baru, Penatua Fajar Lumenta, S.Pd. Dalam penyampaiannya, Fajar menekankan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas seremoni, melainkan upaya membentuk karakter generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan sosial.
“Program ini menurut saya bisa dijadikan contoh sosial bagi kita sebagai orang muda. Daripada terlibat dalam hal-hal negatif atau kekacauan yang merugikan masyarakat, jauh lebih baik kita menggunakan energi dan kelebihan kita untuk membantu mereka yang kurang mampu,” ujar Fajar.
Melalui kegiatan ini, Fajar berharap para pemuda di Raanan Baru dapat belajar bagaimana menempatkan diri di tengah masyarakat. Dengan terjun langsung melihat kondisi warga yang membutuhkan, diharapkan tumbuh rasa empati dan tanggung jawab sosial yang kuat sejak dini.
Aksi berbagi sembako ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Natal dapat diwujudkan melalui pelayanan kasih yang konkret, sekaligus menjadi penutup tahun 2025 yang penuh makna bagi jemaat dan masyarakat di wilayah tersebut.(HEN)

Tinggalkan Balasan