Ia menyebutkan, peserta berasal dari tiga kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, dua tim dari Provinsi Papua Tengah, serta sejumlah tim dari Kabupaten dan Kota Jayapura.
“Beberapa tim tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Liga 4. Turnamen ini menjadi ajang pemanasan dan uji kemampuan sebelum kompetisi resmi,” jelasnya.

Imanuel berharap Okmin Cup I dapat melahirkan talenta-talenta muda Papua yang berpotensi direkrut oleh pelatih maupun ofisial klub Liga 4.
Terkait pemilihan Stadion Barnabas Youwe, Imanuel mengatakan SBY merupakan ikon dan pusat sepak bola di Papua.
“Kami ingin menghadirkan pertandingan berkualitas dengan melibatkan tim-tim terbaik. Okmin United juga bermarkas di Jayapura, sehingga turnamen ini digelar di SBY,” katanya.
Panitia menyiapkan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp110 juta, ditambah satu piala bergilir, lima piala tetap, serta piagam penghargaan. Seluruh hadiah akan diserahkan usai laga final yang dijadwalkan pada 30 Januari 2026.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Papua Pegunungan, Athenius Murib, menuturkan Okmin Cup I merupakan turnamen perdana yang digelar Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, berkomitmen mendorong pengembangan generasi muda berbakat di bidang sepak bola. Okmin Cup I 2026 menjadi wujud nyata komitmen tersebut,” tutup Athenius. (ARS)

Tinggalkan Balasan