
Hendra Lapian Tokoh Muda Masyarakat Minsel (foto: roger)
Jakarta,KLIKJO.ID — Pemerhati masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Hendra Lapian secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto untuk membuka nafas baru bagi para perangkat desa di Indonesia.
Artinya, menurut Hendra, nafas baru itu ibarat keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan dan keamanan perangkat desa. SK ASN (Aparatur Sipil Negara) menjadi tepat jika diberikan kepada perangkat desa, hal ini untuk menghindari keberpihakan perangkat desa di dalam pemilihan kepala desa.
“Pak Presiden tolong dikaji kembali, SK perangkat desa baiknya disamakan dengan SK PNS atau ASN, mengingat perangkat desa adalah pegawai desa sering mengalami tekanan dan pemecatan usai pemilihan kepala desa, akhirnya tak bisa dihindari berhujung pada keberpihakan perangkat desa kepada salah satu kandidat . “ucap Hendra.
Tak hanya itu, menurut Hendra,perangkat desa adalah motor dalam setiap progres pembangunan kesejahteraan berskala nasional.
“Perangkat Pemerintahan Desa baiknya menerima kesejahteraan yang layak mengingat dasar dari segala data dan administrasi yang di kelola oleh negara semua bersumber dari Desa, “Ujar Hendra.
Bicara kesejahteraan perangkat desa lanjut Hendra, gaji yang menjadi hak harus diberikan tepat waktu, demi menjunjung tinggi profesionalitas manajemen keuangan daerah.
“Ada baiknya kalau transferan honor Perangkat Desa itu masuk setiap bulan sehingga pegawai desa bersemangat dan tidak mengalami tekanan utang, ” tegas Hendra yang juga saat ini sukses dalam wirausaha peternakan di Minsel.
Menutup permohonan ini, dirinya pun berharap pemerintah pusat mampu menindaklanjuti ini sebagai pedoman,kiat bagaimana bahwa ada sisi lain dalam membangun desa.
“Dari Desa Wiau Lapi Barat Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan, kiranya permintaan dan harapan ini bisa dipertimbangkan dan disetujui demi keberpihakan pemerintah pusat kepada perangkat/ pegawai pemerintahan desa di seluruh Indonesia, ” pinta Hendra.
(Roger)

Tinggalkan Balasan