Diawali  laporan dan sambutan Pemimpin Divisi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) BSG, Oske Kaligis.

Menurutnya, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada insan BSG terkait mitigasi risiko fraud, pencegahan penyuapan, serta pentingnya menjaga integritas dalam setiap aktivitas operasional perbankan.

“Pemahaman yang kuat tentang risiko fraud dan kepatuhan adalah fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan dan reputasi Bank SulutGo,” ujar Oske.

Sementara itu, Direktur Utama BSG, Revino M Pepah, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas merupakan langkah strategis untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.

“Integritas adalah aset terbesar perusahaan. Melalui komitmen Anti Fraud dan Anti Penyuapan ini, Bank SulutGo memastikan pertumbuhan bisnis ke depan dibangun di atas prinsip kejujuran, transparansi, dan profesionalisme. Kami menerapkan zero tolerance terhadap setiap tindakan yang merugikan perusahaan dan nasabah,” tegas Revino.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan oleh jajaran pimpinan BSG.