
Foto: Kepala SMK Negeri 5 Penerbangan Sentani, Drs. Budi Riyanto, saat membuka kegiatan pembelajaran mendalam (deep learning) bagi guru di awal semester genap T/A 2025/2026.(ARS)
SENTANI, Klikjo.id –Sekolah Menengah Kejuruan Negeri LIma (SMK N 5) Penerbangan Sentani terus menunjukkan komitmen meningkatkan mutu pendidikan dengan menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang dilaksanakan secara terstruktur pada awal semester genap Tahun Ajaran (T/A) 2025/2026.
Ini disampaikan Kepala SMK N 5 Penerbangan Sentani Drs Budi Riyanto saat ditemui wartawan Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, program pembelajaran mendalam ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi proses pembelajaran secara berkelanjutan.
“Pembelajaran mendalam ini sangat penting, khususnya bagi para guru. Kegiatan ini rutin kami laksanakan di awal tahun pembelajaran, baik pada semester ganjil maupun semester genap,” ujar Budi Riyanto.
Ia menjelaskan, kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan tersebut berlangsung selama tiga hari.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu menghasilkan produk pembelajaran yang siap diterapkan di kelas dan dievaluasi secara menyeluruh pada akhir semester.
“Targetnya, dalam tiga hari pelaksanaan, para guru sudah menghasilkan produk pembelajaran yang aplikatif. Selanjutnya, pada akhir semester akan dilakukan evaluasi sebagai bagian dari implementasi pembelajaran mendalam,” jelasnya.
Lebih lanjut, Budi Riyanto mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, SMK Negeri 5 Penerbangan Sentani telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai SMK Pusat Keunggulan Reguler.
Penetapan ini memberikan dukungan signifikan dari pemerintah, terutama dalam penguatan sarana dan prasarana pembelajaran.
“Kami bersyukur ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan. Dukungan pemerintah, khususnya dalam penyediaan peralatan serta sarana dan prasarana pembelajaran, sangat membantu peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kami,” ungkapnya.
Dalam mengembangkan keunggulan sekolah, SMK Negeri 5 Penerbangan Sentani juga terus memperkuat penerapan teaching factory berbasis industri.
Model pembelajaran ini dirancang menyerupai sistem kerja di dunia industri, namun dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah.
“Melalui teaching factory, siswa dilatih sesuai kebutuhan industri. Untuk kompetensi seperti teknik logistik dan penerbangan, model pembelajaran ini menjadi sangat penting,” katanya.
Selain itu, pihak sekolah juga aktif membangun kolaborasi dengan dunia industri, khususnya sektor penerbangan, baik di Kabupaten Jayapura maupun di luar daerah.
Salah satu bentuk kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Dirgantara Indonesia di Bandung pada akhir Desember 2025 lalu.
“Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dan guru, sehingga lulusan SMK Negeri 5 Penerbangan Sentani benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” pungkasnya. (ARS)