Sekolah ini dibangun di kampung halaman ibunda Presiden, almarhumah Dora Marie Sigar.
Menurut Priscilia Mantiri-Waworuntu, kehadiran SMA Taruna Nusantara di Minahasa merupakan bagian dari komitmen LPTTN dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Utara.
“Pembangunan ini tidak hanya menitikberatkan pada fisik bangunan, tetapi juga pada kesiapan lingkungan pendidikan yang mampu membentuk generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan berprestasi,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga SMA Taruna Nusantara Langowan segera beroperasi dan menjadi pusat pendidikan unggulan yang melahirkan calon pemimpin masa depan.
Sejumlah alumni SMA Taruna Nusantara yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan sekolah tersebut.
Mereka berharap nilai kedisiplinan, nasionalisme, serta keunggulan akademik yang menjadi ciri khas SMA Taruna Nusantara dapat terus diwariskan kepada generasi muda di Minahasa dan sekitarnya.
Pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan diharapkan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Minahasa.(PRI/*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan