Menurut Joni, pelaksanaan GPC di luar Jawa bertujuan agar isu-isu lingkungan di daerah, termasuk Minahasa Utara, dapat terangkat ke tingkat nasional dan menjadi perhatian bersama. Tema yang diusung dalam GPC 2026 adalah “Jurnalisme Menyelamatkan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.”

GPC akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jurnalis, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, aktivis lingkungan, mahasiswa, hingga pelaku usaha. Sejumlah sesi talkshow, workshop, dan konferensi akan mengupas persoalan lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan pesisir dan pulau-pulau kecil.

Ketua Panitia GPC dan RUA SIEJ Yoseph E. Ikanubun menambahkan, selain mengangkat isu lingkungan secara nasional, GPC juga akan membahas persoalan spesifik di Sulawesi Utara, seperti lingkungan pesisir, pertambangan, dan pulau-pulau kecil.

“Kami berharap kehadiran Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus sebagai keynote speaker pada opening ceremony dapat memberikan paparan terkait kebijakan daerah di bidang lingkungan. Selain itu, Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda juga dijadwalkan menjadi pembicara dalam talkshow yang membahas isu pulau kecil, termasuk Pulau Bangka,” ujar Yoseph.

Koordinator GPC Themmy Doaly menjelaskan, kegiatan akan dibuka dengan opening ceremony yang menghadirkan Gubernur Sulut dan Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai keynote speaker. Agenda dilanjutkan dengan talkshow bertema “Masa Depan Pulau Kecil di Tengah Gempuran Industri Ekstraktif.”