
Tua adat Abuafa Khamboimee Monim, Saskar Monim, menjelaskan bahwa Menggeuw Fafa merupakan tradisi khusus bagi keturunan Kampung Ifale yang datang menghadiri perayaan tahunan.
Dalam pelaksanaannya, saudara laki-laki dari garis ibu memiliki tanggung jawab menyediakan berkat berupa makanan, minuman, serta kebutuhan lainnya untuk dibawa pulang oleh anak-anak Menggeuw Fafa.
“Setiap marga memiliki tanggung jawab masing-masing dalam menyediakan berkat bagi keturunannya, seperti marga Monim, Suebu, Yom, Hokoyoku, dan Hokoyabi,” ujarnya.
Ia juga menuturkan, berdasarkan cerita turun-temurun, moyang masyarakat Ifale berasal dari arah timur, tempat terbitnya matahari, yang dalam sebutan lokal dikenal sebagai Huliyorajo.
Halaman

Tinggalkan Balasan