Selain padi, Pemprov Papua juga akan memperluas program jagung, memperkuat sektor perkebunan, serta mengembangkan peternakan ayam pedaging, ayam petelur, dan sapi.
Langkah ini diharapkan menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Fakhiri juga menekankan pentingnya pengembangan pangan lokal seperti sagu dan umbi-umbian.
Ia mendorong pengaktifan kembali fasilitas pengolahan pangan di Keerom guna memperkuat hilirisasi produk pertanian.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat atas dukungan dalam membuka serta mengelola lahan pertanian.
“Provinsi Papua akan bertumbuh dari sektor pertanian. Mari kita buktikan bahwa Papua mampu menjadi daerah dengan ketahanan pangan yang kuat,” tegasnya.
Melalui langkah strategis tersebut, Pemprov Papua berharap Kabupaten Keerom dapat berkembang menjadi salah satu lumbung pangan utama di Tanah Papua dan memberi kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional. (ARS)

Tinggalkan Balasan