Menurutnya, imam memiliki peran strategis sebagai pemimpin spiritual di tengah masyarakat, tidak hanya memimpin ibadah tetapi juga menjadi pembimbing umat, penjaga nilai keagamaan, serta perekat persatuan.

Karena itu, perhatian kepada para imam merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam membina kehidupan religius masyarakat.

Ia juga mengajak umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah dan berbagi.

“Semakin kita berbagi, semakin kuat solidaritas dan ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, tausiyah Ramadhan disampaikan Djafar Alkatiri yang mengajak peserta menjadikan bulan suci sebagai waktu memperkuat iman, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga persatuan umat.

Acara berlangsung penuh kebersamaan dan diharapkan memperkuat sinergi antar-lembaga keagamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis. (PRI)