KONGKO: Foto bersama para pengunjung sebuah kafe di Kelurahan Paslaten Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Senin (23/2/2026) malam.

TOMOHON, Klikjo.id- Sejumlah tokoh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga wartawan terlibat diskusi mengenai reformasi birokrasi dan pengelolaan sampah di sebuah kafe di Kelurahan Paslaten Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Senin (23/2/2026) malam.

Diskusi itu mengemuka di tengah satu tahun kepemimpinan Wali Kota Tomohon Caroll JA Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy GA Rumajar (CSSR). Isu tata kelola pemerintahan dan persoalan lingkungan menjadi topik utama yang dibahas para pengunjung dari pelbagai latar belakang tersebut.

Tokoh masyarakat Tomohon, Tommy Kaunang, Irving Rumajar dan Noldy Senduk menilai reformasi birokrasi harus terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Ini dalam upaya menciptakan good governance melalui birokrasi yang bersih, akuntabel, kapabel, dan pelayanan publik yang prima,” ujar ketiganya.

Menurut mereka, penempatan pejabat di lingkungan pemerintah daerah harus mengedepankan profesionalitas, kompetensi, serta kinerja agar roda pemerintahan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sejumlah peserta diskusi lainnya menyatakan dukungan terhadap upaya pembenahan birokrasi. Mereka berharap kepemimpinan CSSR mampu membawa Tomohon semakin maju dan berdaya saing, sejalan dengan visi daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Selain reformasi birokrasi, persoalan sampah turut menjadi sorotan.

Tonaas Brigade Manguni Kota Tomohon, Steven Waworuntu SSTP MSi, menyebut pengelolaan sampah sebagai persoalan krusial yang membutuhkan penanganan sistematis dan kolaboratif.

“Pemerintahan berjalan baik dan pembangunan maju tak ada artinya jika masalah sampah tak terselesaikan. Perlu ada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena penanganannya memerlukan kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat,” kata Steven, yang juga menjabat Sekretaris DPRD Kota Tomohon.

Pantauan wartawan media ini, diskusi berlangsung dalam suasana santai. Kafe yang awalnya menjadi tempat berkumpul biasa mendadak dipenuhi perbincangan serius mengenai arah pembangunan dan kinerja pemerintah daerah. Nampak salah satu pengunjung yaitu Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Tomohon Christo Kalumata SSTP.

Percakapan yang terjadi secara spontan itu mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu tata kelola pemerintahan dan kebersihan lingkungan di Kota Tomohon.(REQ)