Temukan ada Penumpukan Pasien di Yowari
Foto : Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, saat melakukan sidak di salah satu rumah sakit di Kota Jayapura, Jumat (20/3/2026).
JAYAPURA, Klikjo.id –Jelang hari raya Idul Fitri, Gubernur Papua Matius D Fakhiri, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terbatas sejumlah rumah sakit (RS).
Sidak bersama Pemerintah di Kota Jayapura pada Jumat (20/3/2026), untuk memastikan kesiapan pelayanan tenaga medis saat lebaran.
Gubernur bersama instasni teknis mendatangi RSUD Yowari, RSUD Abepura, rumah sakit di kawasan Dok II, hingga RS Bhayangkara Jayapura.
Pada kesempatan itu, gubernur menekankan pengecekan kesiapan tenaga medis selama masa libur panjang.
“Sidak terbatas ini, bukan mengecek pelayanan pasien, tetapi memastikan tenaga medis siap melayani selama libur Idul Fitri,” ujarnya.
Antisipasi Masalah Layanan Saat Libur
Sebelumnya, pelayanan kesehatan di Papua sempat menjadi sorotan saat libur Natal dan Tahun Baru.

Oleh karena itu, Pemprov mengabil langkah antisipasi agar persoalan serupa tidak terulang lagi.
Karena itu, gubernur menegaskan kesiapan tenaga medis menjadi prioritas utama dalam sidak kali ini.
Ia pun mengaku bersyukur. lantaran tenaga medis di sejumlah rumah sakit Papua dalam kondisi siap siaga.
“Saya bersyukur tenaga medis ada di tempat dan siap melayani,” katanya.
Meski demikian, sidak juga menemukan persoalan krusial. Salah satunya adalah penumpukan pasien di RSUD Yowari yang berisiko pada keselamatan.
Selain itu, kondisi ruang perawatan yang mencampur pasien dengan berbagai jenis penyakit turut menjadi perhatian serius.
“Pasien paru bercampur dengan penyakit lain dalam satu ruangan, ini berbahaya,” tegasnya.
Akibatnya, bisa berpotensi memperburuk kesehatan pasien jika tidak ada antispasi dan penanganan serius.
Sebagai langkah cepat, pemerintah akan mendistribusikan pasien ke sejumlah rumah sakit lain, baik pemerintah maupun swasta.
Di antaranya termasuk RS Bhayangkara Jayapura di Kotaraja.
Langkah ini bisa mengurai kepadatan, khususnya di instalasi gawat darurat (IGD).
“Jangan sampai terjadi penumpukan di IGD hingga meluber ke luar,” ujarnya.
Instruksi Siaga hingga Pasca Lebaran
Lebih lanjut, gubernur meminta seluruh tenaga medis tetap siaga, tidak hanya saat hari raya, tetapi juga beberapa hari setelahnya.
“Kalau hari raya tanggal 21, saya harap sampai tanggal 23 tenaga medis tetap siaga,” katanya.
Dengan demikian, pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama periode libur.
Dorong Perbaikan Sistem Layanan
Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh di sektor kesehatan.
Tidak hanya itu, peningkatan tenaga medis, ketersediaan obat, hingga sistem pelayanan akan menjadi fokus utama.
Selain itu, gubernur juga mendorong penerapan layanan terpadu satu pintu, khususnya di IGD.
Tujuannya, agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan administrasi seperti Dukcapil dan BPJS dalam satu lokasi.
“Kalau bisa semua layanan dalam satu atap, agar masyarakat tidak kesulitan,” pungkasnya. (ARS)

Tinggalkan Balasan