Evakuasi: Tim gabungan Ops Ketupat Cartenz dan Sat Polairud  saat melakukan evakuasi korban jatuh di Jembatan Merah Youtefa.(Foto: Ist)

JAYAPURA, Klikjo.id –Remaja berinisial Nataniel (15), Warga Jayapura meninggal dunia (MD), setelah jatuh di kawasan Jembatan Merah Youtefa, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIT.

Diduga korban jatuh saat swafoto dengan sejumlah rekannya. Tim gabungan Operasi Ketupat Cartenz 2026 dan Satpolair gerak cepat dan langsung mengevakuasi korban.

Peristiwa itu bermula saat korban bersama rekannya  swafoto di kawasan itu.

Sesuai keterangan saksi, saat itu korban sudah berada di luar pembatas jembatan lalu jatuh ke bawah jembatan.

Tak lama kemudian, rekan korban segera melaporkan kejadian itu ke Pos Pengamanan Ops Ketupat Cartenz yang tak jauh dari lokasi.

Selanjutnya, personel  berkoordinasi dengan piket Sat Polairud Polresta Jayapura Kota untuk penanganan  di tempat kejadian perkara (TKP).

Kemudian, tim gabungan  menuju lokasi dan melakukan pencarian melalui jalur laut menggunakan long boat.

Saat tiba di lokasi, Polisi mendapati korban dalam kondisi tergeletak di fondasi jembatan dengan luka berat.

Akibatnya, korban  MD di tempat,  setelah itu, korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.

Bukan itu saja, pihak kepolisian juga melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolresta Jayapura Kota, Fredrickus WA Maclarimboen, melalui Kabag Ops I Nengah S Gapar selaku Karendal Ops Ketupat Cartenz 2026, membenarkan peristiwa itu.

Baca juga:  Opa 74 Tahun Diduga Cabuli Anak Tiri

Menurutnya, tim gabungan langsung respon cepat sebagai bentuk kesiapsiagaan dan langsung turun TKP.

“Ini wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas, terutama di area rawan seperti jembatan.

“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak melewati batas pengaman  demi mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Sementara itu, Polresta Jayapura Kota menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan.

Termasuk,  respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya selama pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026.(ARS)