Foto: Wakil Ketua III DPRK Jayapura, Nelson Ondi.(ARS)

SENTANI, Klikjo.id — Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayapura, Nelson Ondi, mendesak Direktur RSUD Yowari mengundurkan diri menyusul meninggalnya almarhumah Irene Sokoy beserta bayi.

Menurutnya, peristiwa tragis tersebut mencerminkan buruknya pelayanan dan lemahnya manajemen rumah sakit milik pemerintah daerah itu.

Nelson menilai rujukan Irene ke tiga rumah sakit berbeda menunjukkan tidak optimalnya sistem pelayanan kesehatan di RSUD Yowari.

Padahal, kata dia, indikator kematian ibu dan anak dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jayapura sudah menjadi perhatian utama yang harus dibenahi.

“Direktur dilantik sejak Mei, enam bulan ini apa yang dikerjakan? Dalam RPJMD jelas angka kematian ibu dan anak cukup tinggi. Ini kelalaian,” ujarnya Nelson saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/11/2025).

Bahkan menurut dia, kasus ini sampai disoroti Presiden Prabowo Subianto. Secara etika, pimpinan rumah sakit hingga para kepala bidang semestinya legowo mundur.