Foto : Ilustrasi Pendampingan orang tua  saat anak  menggunakan gawai

SENTANI, Klikjo.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihakpemerintah, masyarakat, hingga keluarga dalam mencegah kekerasan dan penyimpangan seksual pada anak, terutama di tengah tantangan era digital.

Kepala DP3A Minsel menyampaikan bahwa keluarga memegang peran utama dalam memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman.

“Rumah harus menjadi tempat paling aman bagi anak untuk bertumbuh, belajar, dan berkembang. Orang tua perlu hadir, mengawasi, sekaligus menjadi teman bicara bagi anak,” ujarnya saat ditemui, Jumat (5/12/2025).

DP3A Minsel mengimbau orang tua untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga keamanan anak, dengan mendampingi anak saat menggunakan gawai, termasuk memantau aktivitas digital dan konten yang diakses.

“Membangun komunikasi yang sehat, agar anak merasa aman untuk bercerita ketika menghadapi masalah. Mengajarkan perlindungan diri sejak dini, seperti mengenalkan batasan tubuh serta kemampuan untuk berkata tidak,” ujarnya.

Ditambahkan, orang tua harus membatasi penggunaan gawai, khususnya pada waktu-waktu produktif seperti sore hingga malam.

“Melalui edukasi berkelanjutan dan kesadaran bersama, DP3A Minsel berharap kasus kekerasan terhadap anak dapat terus ditekan dan lingkungan yang ramah anak bisa semakin diperkuat.(**)