Imunisasi : Seorang siswi SD Negeri 8 Tondano sedang melaksanakan imunisasi HPV pada Pencanangan Nasional Imunisasi Human Papilloma Virus (HPV) yang dilaksanakan di SD Negeri 8 Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (9/8). Program Imunisasi HPV Nasional merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai upaya untuk mengeliminasi kanker serviks di Indonesia.(Foto: Ist)
MINAHASA, Klikjo.id –Kementerian Kesehatan memulai perluasan cakupan imunisasi HPV skala nasional pada program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kepada siswi kelas 5 dan 6 sekolah dasar. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 8 Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara Rabu (9/8/2023)
Program imunisasi HPV dilakukan di Indonesia sejak 2016 oleh Kementerian Kesehatan dan untuk mempercepat pencapaian target eliminasi kanker serviks, program imunisasi HPV mulai dilaksanakan secara nasional pada 2023. Hal ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1930/2022 tentang Program Introduksi Imunisasi Human Papillomavirus Vaccine (HPV) Tahun 2022-2023.

Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou mengungkapkan, PT Merck Sharp dan Dohme Indonesia (MSD) terus mendukung perluasan cakupan imunisasi HPV secara nasional, salah satunya melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). “Program ini menjadi langkah nyata dari komitmen pemerintah untuk mengeliminasi penyebaran kanker serviks di Indonesia. Tentunya kami bangga dapat berpartisipasi dalam upaya mendukung ketersediaan dan keterjangkauan vaksin HPV di Indonesia. Di MSD, kami terus berkomitmen untuk mengurangi jumlah kanker serviks di Indonesia dan mendukung strategi WHO untuk mempercepat eliminasi kanker serviks secara global,” ujarnya melalui rilis.
Sebelumnya, pada 2 Agustus 2023, telah diluncurkan vaksin HPV 4-valen sebagai hasil produk transfer teknologi kerja sama antara MSD dan Bio Farma yang diharapkan dapat mendukung peningkatan dan perluasan cakupan imunisasi HPV di Indonesia.
George menekankan, kerja sama ini menunjukkan komitmen MSD dalam memberikan dukungan nyata terhadap rencana transformasi kesehatan Indonesia. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal dari transfer teknologi jenis lain, seperti keahlian, pengetahuan, dan pengalaman antara MSD dan Bio Farma yang akan bermuara pada peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan