Foto : Direktur RSUD Yowari, dr. Petronela Risamasu.(Ist)

SENTANI, Klikjo.id –Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari kolaborasi atau kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayapura, untuk membantu memberikan kemudahan kepada pasien inap. 

Direktur RSUD Yowari, dr. Petronela Risamasu ditemui disela-sela Musrembangda pada Rabu (19/3/2025) di salah satu hotel di Kota Sentani mengungkapkan bahwa, ada pasien rawat inap belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).  Padahal KTP sangat  penting untuk mengambil data oleh pihak rumah sakit  untuk keikutsertaan  BPJS.

“Kami bersyukur karena Pihak  Rumah sakit Yowari selalu bekerja sama dengan Dukcapil kabupaten Jayapura sehingga  kasus pasien tidak punya KTP langsung dikoordinasi dengan Dukcapil,  sehingga bisa mempermudah proses pengurus  Kartu keluarga (KK), KTP dan Akte lahir,” ujarnya.

Dia menambahkan, terkait pasien  asal Kabupaten Jayapura, langsung direspon Dukcapil untuk proses perekaman di rumah sakit.  Selain itu melakukan koordinasi lintas sektoral dalam hal ini Dinas Sosial, Dinas Kesehatan,  sehingga bisa masuk BPJS PBI APBD kabupaten, dengan alokasi dana Otsus dan sumber pembiayaan  Dinas Kesehatan.

“Ada juga masyarakat OAP dari luar Kabupaten Jayapura yang  sakit dan masuk rumah sakit do Yowari, seperti  Papua Tengah,  juga sudah ada kerja sama  sehingga  bisa dilayani dan dicover lewat BPJS,” terangnya.

Memang ada pasien di luar itu seperti  Jayawijaya, belum ada kerja sama, namun  kepala ruangan bersama tim BPJS langsung berkooedinasi dengan Dukcapil asal pasien, sehingga memudahkan pihak RS Yowari untuk bisa docover. Sampai saat ini sudah banyak hal yang tidak dipublikasikan karena itu bagian  untuk membantu masyarakat OAP.

Risamasu berharap masyarakat OAP dan masyarakat Kabupaten Jayapura  mengurus KTP, KK dan BPJS, sehingga dikemudian hari  tidak ada kesulitan dan mempermudah proses pengurusan untuk mendapatkan pelayanan  kesehatan.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jayapura Herald J. Berhitu mengatakan kolaborasi Dukcapil dengan RS Yowari  bukan hanya tanggung jawab Dukcapil, namun masyarakat juga punya tanggung jawab . “Jika masuk rumah sakit dan ditemui kasus belum memiliki NiK,   ketika mendapatkan laporan langsung direspon, apalagi menyangkut pelayanan orang sakit dan ibu hamil  pasti  bergerak cepat dan ikut mendampingi staf  untuk melakukan perekaman di RS Yowari dengan pelayanan gratis,” ujar Herald.

Masyarakat OAP masih banyak yang belum sadar pentingnya KTP dan KK, sehingga mau tidak mau ketika kami menerima informasi dari pihak rumah sakit Yowari kami langsung bertindak.  Dukcapil  sudah melakukan program  Sitanduk rusa emas sehingga bisak dilakukan di Puskesmas yang memiliki jaringan internet  kuat seperti Puskesmas Sentani, Waibu,Sentani Barat, Nimbokrang, dan Sentani timur.

“Harapan saya kedepannya masyarakat secepatnya mengurus administrasi kependudukan,  dan perlu diketahui proses pengurusan Dukcapil  gratis,  kami selalu siap  melayani masyarakat,  bahkan  jemput bola dengan turun langsung distrik dan di kampung untuk perekaman KTP, KK, akte kelahiran dan administrasi kependudukan lainnya,” tutup Herald. (ARS)