
Sosialisasi: Ferry Toar, Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Tondano, danKepala BPJS Kesehatan Amurang, Meisria Kaparang dalam kegiatan gathering media.(Foto: WEN)
MINSEL, Klikjo.id –BPJS Kesehatan Cabang Tondano menggelar Gathering bersama media dan pemangku kepentingan dari wilayah Tondano dan Minahasa Selatan (Minsel), di Hotel Sutan Raja, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, Minsel, pada Selasa (20/5/2025).
Kegiatan ini untuk memperkuat pemahaman publik terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan memperkuat kolaborasi dan komunikasi yang edukatif. Nara sumber Ferry Toar, Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Tondano, dan Kepala BPJS Kesehatan Amurang, Meisria Kaparang. dan dihadiri pemangku kepentingan dan wartawan.

Ferry Toar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjalin sinergi dengan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang membangun. “Pemahaman dan penerapan tata nilai BPJS Kesehatan sangat penting, tidak hanya di lingkungan internal, tetapi juga oleh insan media. Dengan sinergi ini, informasi yang sampai ke masyarakat akan lebih akurat, mendidik, dan mampu membangun kepercayaan terhadap program JKN,” ujar Ferry.
Ferry juga menjelaskan lima tata nilai BPJS Kesehatan yang menjadi pedoman kerja seluruh pegawai, pertama Integritas jujur, dapat dipercaya, dan berpegang teguh pada prinsip moral. Kedua Profesionalisme didalamnya pelayanan terbaik dengan tanggung jawab dan keahlian. Ketiga Pelayanan Prima , Keempat Efisiensi dan terakhir Sinergi atau kerja sama solid dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Sejalan dengan nilai-nilai tersebut, BPJS Kesehatan juga terus mengampanyekan Janji Layanan JKN (JLN) sebagai komitmen nyata terhadap kualitas layanan,” ujarnya.
Ferry menambahkan, isi Janji Layanan JKN yaitu, tidak membedakan peserta JKN-KIS dengan pasien umum atau peserta asuransi lainnya, memberikan pelayanan tanpa meminta biaya tambahan di luar ketentuan. Tidak melakukan penolakan pelayanan terhadap peserta JKN-KIS. Melayani peserta sesuai dengan kebutuhan medis dan prosedur yang berlaku.
“Juga memberikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan kepada peserta. dan mengutamakan keselamatan pasien dan mengedepankan etika profesi,” ungkapnya.
Sementara Kepala BPJS Kesehatan Amurang, Meisria Kaparang, menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. “Kepatuhan dalam pembayaran iuran dan pemanfaatan layanan JKN yang sesuai prosedur menjadi kunci agar program ini berjalan optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan sinergi antara BPJS Kesehatan dan media, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akan semakin kuat dalam mendorong partisipasi aktif dan kepercayaan publik terhadap sistem jaminan kesehatan nasional.(WEN/**)

Tinggalkan Balasan