Foto: Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan layanan internet dan pembangunan tower BTS Bakti Kominfo, Senin (2/6/2025) di Sentani.(ARS)

SENTANI, Klikjo.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST., M.Sos., menyampaikan kondisi terkini akses internet di wilayah Kabupaten Jayapura dan sekitarnya. Ditemui se
wartawan, pada Senin (2/6/2025) di Sentani, Kadis Griapon menjelaskan bahwa, hingga akhir Mei 2025, beberapa fasilitas publik telah mendapatkan layanan internet dari program Bakti Kominfo (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi).

“Untuk fasilitas yang sudah terpasang, ada lima kantor pemerintahan, 15 puskesmas, dan 70 unit di bidang pendidikan, terdiri dari 50 SD dan 20 SMP, SMA, serta SMK. Di sektor pertahanan dan keamanan, enam Polsek dan satu Koramil sudah terkoneksi. Selain itu, ada empat tempat ibadah yang juga sudah mendapatkan akses,” ujar Gustaf.

Menurutnya, layanan yang telah tersedia tersebut masih akan terus bertambah. Pemerintah daerah telah mengusulkan penambahan sekitar 400 titik akses internet untuk berbagai fasilitas seperti sekolah, perpustakaan, kantor distrik dan kampung, UMK, serta homestay pariwisata.

Gustaf juga menyoroti kualitas layanan internet yang masih jauh dari optimal. Ia menyampaikan keluhan ini langsung kepada Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) saat kunjungan kerja pekan lalu.

“Kami sampaikan bahwa meskipun hampir 70 tower BTS Bakti Kominfo sudah dibangun dan berjalan, kualitas jaringan sangat rendah. Rata-rata hanya 2 Mbps. Itu jelas tidak cukup untuk kapasitas 50 hingga 100 pengguna. Untuk panggilan WhatsApp mungkin bisa, tapi untuk kirim foto atau video saja sudah sangat sulit,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Wamen Komdigi berjanji akan menindaklanjuti masalah ini ke pihak Bakti Kominfo agar layanan dapat diperbaiki.(ARS)