
Menghibur: Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Ketua TP PKK Papua Ny. Eva Matius Fakhiri saat meninjau dan menghibur anak-anak Panti Asuhan Pembawa Terang Holtekamp yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.(Foto : Ist)
PAPUA, Klikjo.id –Kedatangan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Ketua TP PKK Papua Ny. Eva Matius Fakhiri disambut senyuman anak-anak Panti Asuhan Pembawa Terang Holtekamp yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.
Tawa kecil mulai terdengar di asrama SPN Polda Papua, Jayapura, saat Gubernur Papua dan rombonga tiba pada Senin (27/10/2025). Siang itu, di balik mata polos anak-anak yang sempat kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran, terselip kembali senyum ceria. Mereka menyambut kedatangan dua sosok yang begitu mereka hormati: Gubernur Papua Matius Fakhiri dan Ketua TP PKK Papua, Ny. Eva Matius Fakhiri.
Bagi anak-anak Panti Asuhan Pembawa Terang Holtekamp, hari itu bukan sekadar kunjungan pejabat. Kehadiran Gubernur dan Ibu TP PKK seperti pelukan hangat yang menenangkan hati setelah badai.
Setibanya di lokasi, suara puji-pujian menggema, menyambut langkah keduanya. Ny. Eva Matius Fakhiri tersenyum lalu tanpa ragu bergabung bernyanyi bersama anak-anak. Suasana yang semula haru berubah menjadi riang. Beberapa anak bahkan tampak menari kecil, seolah lupa sejenak pada kesedihan mereka.
“Jangan sedih, tetap semangat. Tuhan itu baik, dan banyak orang peduli serta akan membantu kalian,” ucap Gubernur Matius Fakhiri lembut, menatap anak-anak satu per satu.
Kata-kata itu seperti suntikan semangat baru bagi mereka yang tengah berjuang bangkit. Fakhiri menegaskan, pemerintah akan memperbaiki kembali panti yang terbakar dan memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.
“Sekolah itu yang penting semangat dan punya kemauan. Biaya bukan alasan, karena sekarang banyak beasiswa yang bisa membantu. Kalau anak-anak mau sekolah, pasti ada jalan,” tambahnya penuh keyakinan.
Bagi Gubernur Fakhiri, anak-anak Papua adalah masa depan. Ia ingin memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan untuk tumbuh dan belajar dengan layak.
“Gubernur Papua adalah bapa bagi semua anak-anak. Bapa akan dukung renovasi tempat ini supaya kalian bisa kembali ke rumah,” ucapnya lagi, disambut tepuk tangan haru.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Pembawa Terang Kehidupan, Maria Demetouw, tampak menahan air mata. Ia mengaku terharu atas perhatian yang diberikan.
“Kami bersyukur karena Tuhan selalu baik. Kehadiran Bapak Gubernur dan Ibu hari ini memberi kekuatan baru untuk kami semua. Anak-anak sudah bisa tersenyum lagi,” ujarnya lirih.
Pasca kebakaran, semangat anak-anak perlahan pulih. Dukungan dari berbagai pihak, terutama dari Gubernur Papua dan Ibu TP PKK, menjadi cahaya baru yang menuntun mereka menatap masa depan dengan lebih optimis.
Hari itu, bukan hanya tumpukan puing panti asuhan yang sedang disembuhkan, tetapi juga hati-hati kecil yang sempat terluka. Dari balik tawa dan lagu, terselip harapan: bahwa kasih dan kepedulian bisa menghangatkan kembali kehidupan yang sempat padam.(ARS)

Tinggalkan Balasan