Wabup juga mengapresiasi peran PMI Provinsi Papua yang dinilai konsisten memberikan dukungan kepada PMI Kabupaten Jayapura.
“Rakerda harus menghasilkan terobosan dan strategi yang berdampak bagi masyarakat. Kita tahu persoalan ketersediaan darah masih menjadi tantangan. Ada momen ketika stok darah menipis dan menyulitkan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Wabup Haris meyakini forum mampu melahirkan langkah efektif dalam meningkatkan ketersediaan stok darah.
Ia juga optimism Ketua PMI Kabupaten Jayapura yang baru dilantik dapat menjalankan amanah.
“Pemerintah mendukung 100 persen program PMI. Masalah kelangkaan darah akan kita atasi bersama secara bertahap dan terukur. Saya mengajak semua pihak memberi dukungan terbaik demi pelayanan yang optimal,” tambahnya.
Targetkan 50 Kantong Darah per Hari

Ketua PMI Kabupaten Jayapura, Rendi R. Suebu, menjelaskan sudah menyiapkan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan darah, dengan menandatangani MoU bersama TNI/Polri, BUMN, dan BUMD guna mendukung kegiatan donor darah rutin.
“Target kami adalah pemenuhan 50 kantong darah per hari melalui kegiatan donor darah masif dan terjadwal,” jelasnya.
Selain itu, PMI akan mengoperasikan layanan donor darah mobile yang menjangkau berbagai instansi dan komunitas. Festival kesehatan juga akan digelar untuk meningkatkan edukasi masyarakat tentang pentingnya donor darah.
“Ke depan, kami akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan berkoordinasi dengan PMI Provinsi Papua sebagai perpanjangan tangan PMI Pusat,” tutupnya.(ARS)

Tinggalkan Balasan