
Peresmian: Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, meresmikan dua unit mobil pemadam kebakaran baru milik Kabupaten Jayapura di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura.(Foto: Ist)
SENTANI, Klikjo.id – Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Haris Richard Yocku SH menyerahkan sekaligus meresmikan dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura. Kegiatan tersebut dilangsungkan usai apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Jayapura, Senin (8/12/2025).
Dua unit mobil Damkar tersebut diterima Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Lefinus Ragainaga SH, Wabup juga mengingatkan petugas Damkar menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan pemerintah daerah.
Menurut Haris Richard Yocku, pemeliharaan kendaraan sangat penting untuk memastikan operasional pemadaman kebakaran berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa kendaraan sekualitas apa pun akan mengalami kerusakan apabila tidak dirawat dengan baik.
“Pesan saya kepada seluruh petugas Damkar agar menggunakan kendaraan ini dengan sebaik-baiknya, dijaga dan dirawat. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat saat dibutuhkan selalu siap, dan seluruh kebutuhan operasional dapat terpenuhi,” ujar Wabup Jayapura usai memimpin apel pagi.

Usai peresmian, para personel Damkar memperagakan atraksi penggunaan dua unit mobil baru tersebut di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura.
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Lefinus Ragainaga, melalui Sekretaris BPBD, Lenny Pasulu, menjelaskan bahwa pengadaan dua unit mobil Damkar ini bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025.
Selain kendaraan, dana tersebut juga digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi personel Damkar, dengan total anggaran mencapai Rp3 miliar.
“Kehadiran dua kendaraan operasional ini sangat membantu, mengingat masih banyak kejadian kebakaran yang belum bisa ditangani secara maksimal akibat keterbatasan sarana,” tutur Lenny.
Ia menambahkan, sebelumnya armada Damkar hanya satu unit dan kondisinya kurang optimal.
Dengan adanya dua unit baru ini, diharapkan penanganan kebakaran di wilayah pembangunan I dan II Kabupaten Jayapura dapat meningkat serta mampu menekan risiko kebakaran bagi masyarakat. (ARS)

Tinggalkan Balasan