Untuk periode operasional Posko Nataru, jumlah penumpang di Bandara Internasional Sentani diproyeksikan meningkat 1,51 persen menjadi 134.631 penumpang dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 132.632 penumpang.
Sementara itu, pergerakan pesawat diperkirakan menurun 2,32 persen menjadi 2.485 penerbangan dari sebelumnya 2.544 penerbangan. Adapun kargo diperkirakan turun 2,98 persen menjadi 6.864.222 kilogram dibandingkan tahun lalu sebesar 7.074.957 kilogram.
I Nyoman Noer Rohim menegaskan, seluruh infrastruktur bandara dipastikan dalam kondisi siap dan laik operasi. Infrastruktur sisi udara seperti runway, taxiway, apron, sistem kelistrikan, hingga fasilitas drainase telah dilakukan pengecekan dan dinyatakan berfungsi dengan baik.
“Dengan kesiapan tersebut, kami optimistis operasional Bandara Internasional Sentani selama periode Nataru 2025/2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
Berdasarkan perkiraan, puncak arus keberangkatan penumpang diprediksi terjadi pada 21 Desember 2025, sedangkan puncak arus kedatangan diperkirakan berlangsung pada 3 Januari 2026.(ARS)

Tinggalkan Balasan