Ia menjelaskan, Lomba Pondok Natal 2025 mengusung tema “Kasih yang Mempersatukan Perbedaan di Kabupaten Jayapura.”

Seluruh peserta merupakan pemuda kampung yang tersebar dari Distrik Sentani Timur hingga distrik terjauh seperti Distrik Airu dan Kaure.

Proses pendaftaran dan verifikasi peserta dilakukan sejak awal November hingga 26 November 2025.

Antusiasme pemuda dinilai sangat tinggi karena kegiatan ini mendorong kreativitas, kebersamaan, sekaligus penghayatan makna kelahiran Yesus Kristus dalam perayaan Natal.

Untuk mendukung kelancaran penilaian, panitia menurunkan 20 orang juri yang dibagi ke dalam lima tim wilayah, masing-masing beranggotakan empat juri.

Khusus wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, panitia menurunkan dua tim juri sekaligus.

Penilaian lomba telah berlangsung sejak 10 Desember dan akan berakhir pada 24 Desember 2025. Selanjutnya, panitia akan melakukan rekapitulasi dan pleno penentuan pemenang pada 26–30 Desember 2025.