Mengusung tema Bikin Terang Indonesia, Teguh menegaskan bahwa di tengah derasnya arus disinformasi, media siber harus tampil sebagai penjernih ruang publik.

“Masyarakat pada akhirnya akan mencari informasi yang mencerahkan, bermanfaat, konstruktif, dan produktif,” tegasnya.

Malam puncak HPN 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri HAM Mugianto, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, jajaran Dewan Pers, serta para kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Kehadiran lintas sektor tersebut menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi sekaligus konsolidasi demokrasi melalui penguatan peran pers.

Selain Golden Leader Award, JMSI juga memberikan penghargaan Golden Media, Golden Social Media, serta apresiasi kepada wartawan dan media siber berkualitas.

Rangkaian penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen JMSI dalam memperkuat ekosistem pers nasional yang independen, profesional, dan bertanggung jawab di era digital.(ARS)