
Foto: Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH bersama Forkopimda dan jajaran Pemkab Minsel saat menghadiri Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di Aula Waleta, Kantor Bupati Minsel, Jumat (13/2/2026).(Ist)
MINSEL, Klikjo.id – Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, dipusatkan di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Kelurahan Pondang, pada Jumat (13/2/2026).
Kegiatan dihadiri sekaligus dipantau Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH (FDW), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Minsel Irena Listianawati S.ST, SE, M.Si.
Turut mendampingi Sekretaris Daerah Glady Kawatu SH, M.Si, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, jajaran perangkat daerah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Bupati FDW melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tusrianto Rumengan SSTP, M.Si, menyampaikan, GPM serentak ini bertujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri, serta Tahun Baru Imlek dan Hari Raya Nyepi 2026.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia. Tujuannya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat menjelang hari raya,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan ini menjadi bentuk sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi pangan, khususnya pada momentum HBKN yang berpotensi memicu kenaikan harga.
Bupati FDW menegaskan komitmen Pemkab Minsel dalam mendukung langkah strategis menjaga ketahanan pangan daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan distribusi, pemantauan harga pasar secara berkala, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan program GPM secara bijak dan tetap menjaga pola konsumsi yang sehat serta seimbang,” tandasnya.
Pemkab Minsel berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan.
(WEN/**)
Sumber: Diskominfo Minsel

Tinggalkan Balasan