Foto: AKBP Samuel D. Tatiratu saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Nabire, Rabu (18/2).(Ist)

NABIRE, Klikjo.id –Kapolres Polres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menegaskan, komitmen institusinya untuk menangani dinamika pertambangan rakyat secara terbuka, adil, dan akuntabel.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan bersama insan pers di Mapolres, Rabu (18/2/2026), sebagai upaya memperkuat sinergi kepolisian dan media dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres menjelaskan, pihaknya bersama Polda Papua Tengah terbuka terhadap kritik dan masukan publik.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai instrumen kontrol sosial sekaligus mitra dalam memastikan informasi yang beredar tetap objektif.

“Kami sangat terbuka terhadap saran dan kritik. Rekan-rekan pers adalah mitra  untuk mengoreksi berbagai persoalan yang ada. Mari kita jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga membantah tudingan adanya intervensi atau pemberian izin terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah hukumnya.

Imbauan penggunaan saluran informasi resmi, kata dia, semata-mata bertujuan menjaga akurasi data dan mencegah bias informasi di ruang publik.

Terkait kesalahpahaman komunikasi yang sempat terjadi, Kapolres menegaskan bahwa permintaan klarifikasi resmi bukan bentuk kriminalisasi, melainkan prosedur untuk memastikan persoalan menjadi jelas dan terverifikasi.

Selain penegakan hukum, kepolisian mendorong solusi jangka panjang melalui pendekatan regulatif dan edukatif, meliputi percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), sosialisasi hukum kepada pemilik hak wilayah dan pekerja tambang, serta penertiban yang dilakukan secara humanis setelah regulasi dan edukasi berjalan optimal.

“Indonesia adalah negara hukum, tidak ada yang kebal. Namun penegakan hukum harus berjalan seiring edukasi dan regulasi yang berkeadilan agar tidak memicu konflik baru,” tegasnya.

Kapolres mengajak pemangku kepentingan duduk bersama dalam semangat musyawarah.

“Saya berharap pemetaan persoalan yang akurat dapat melahirkan solusi yang menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus stabilitas keamanan daerah,” tandasnya. (YM)